PROSA

Veteran

Dulu daerah ini dibawah kekuasaan kami. Tempat dimana kami pernah jual-beli peluru ketika bertahan dari sergapan tentara sekutu yang ingin  menguasai kembali NKRI. Tugu Medan Area ini menjadi peringatan peristiwa berdarah yang pernah meluluhlantakkan jiwaku.

Jangankan insentif, saat itu makan saja kami peroleh dari belas kasih warga. Padahal darah dan nyawa rela kami sumbangkan untuk merajut kemerdekaan bangsa yang tak tahu berterimakasih ini.

Rakyat yang kenikmatannya kami perjuangkan ini malah sekarang berbalik kejam. Tak beri ruang bagi kami untuk hidup layak dan menikmati pembangunan yang sejak dulu kami impikan.

Tak ada lagi orang di sekitar sini yang mengenaliku, salah satu tentara yang paling berani di daerah ini, tujuh dekade yang lalu. Di tengah jalan raya yang sekarang penuh racun dan kebisingan ini, dulu, aku dan kawan-kawanku bebas berkeliaran dengan sapaan hangat para warga. Baju hijau kami sangat dihormati oleh siapa pun. Hingga tak terasa timah yang bersarang di paha akhirnya menjadi bagian dari dagingku. Sebuah bukti sahih akan baktiku pada tanah air.

Tetapi sekarang, tak seorang pun mempedulikanku. Baju hijau dan topi kuning yang selalu kukenakan ini seakan tak punya arti apa-apa bagi mereka. Seperti sampah, aku hanya mengotori keindahan kota dengan tampang keriput dan baju lapukku.

Ratusan kendaraan yang melintas setiap menit meludahi wajahku dengan emisi, bahkan tak sedikit pun celah rela diberi untukku agar bisa menyeberang. Sungguh sikap yang sangat kurang ajar! Tak punya rasa terima kasih.

Cukup! Aku tak peduli lagi dengan semua manusia durhaka ini. Kuangkat tongkat bututku ke udara dan maju tanpa ragu. Akan kupukul siapa saja yang berani mendorongku dengan kendaraannya. Akan kutunjukkan siapa sosok yang telah merebut dan menguasai daerah ini. Biar mereka tahu cara menghargai pejuang.

Jangankan cuma besi-besi bermesin yang lalu lalang seperti ini, peluru berterbangan pun telah pernah kuseberangi di tempat ini. Heh, majuuu! (*)

 

Ilustrasi: pixabay.com

Please follow, like, and share this page:

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *